Seremoni Earth Hour Bandung 2017

by Sani Firmansyah

Bandung, 25 Maret 2017 – Earth Hour diselenggarakan secara serentak di seluruh Dunia. Perayaan puncak seremoni Switch of Event Earth Hour 2017 dengan berbagai rangkaian kegiatan dan kegiatan inti berupa pemadaman lampu dan peralatan elektronik yang tidak terpakai pukul 20.30 – 21.30 WIB. Di Bandung, perayaan Earth Hour kali ini dilakukan di dua tempat yaitu di Balai Kota untuk Tingkat Kota Bandung dan Gedung Sate untuk Tingkat Provinsi Jawa Barat. Kegiatan puncak seremoni ini dilakukan untuk mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menghemat energi sehingga dapat menekan penggunaan energi dan menjaga kestabilan bumi.

Di Balai Kota, perayaan seremoni dimeriahkan oleh beberapa sekolah, komunitas atau korporasi yang ikut berpartisipasi mendukung aksi gerakan Earth Hour. Kegiatan Ksatria Lingkungan mengawali seluruh rangkaian kegiatan pada hari itu yang dipandu secara langsung oleh Duta Earth Hour yaitu Kafin Sultha, Shauqila Rahmadina, Raffi Sudirman dan Rafa Jafar. Sebanyak 100 siswa yang terdiri dari masing-masing 25 siswa SD Pasir Kaliki 96, SD Lengkong Besar, SD Tunas Unggul dan SD Margahayu Utara menjadi partisipan dalam kegiatan Ksatria Lingkungan. Kegiatan ini terdiri dari 4 babak yaitu babak pertawa diawali dengan pertanyaan pilihan untuk masing-masing kelompok, babak kedua membuat daur ulang kantong kain untuk setiap peserta yang lolos, babak ketiga yaitu membuat eksperimen mobil balon dan diakhiri dengan babak final yang terdiri dari 2 sekolah yang diberikan beberapa pertanyaan dan ekperimen. Ksatria Lingkungan kali ini dimenangkan oleh siswa-siswi dari SD Tunas Unggul.

Pada siang hari, beberapa anak-anak telah berkumpul ditemani oleh kakak-kakak dari Semata Gallery untuk mengadakan kegiatan ‘Paint Your T-Shirt’ yang juga dipandu oleh Duta Earth Hour yaitu Tria Devita (Putri Indonesia Pariwisata 2016) dan Vinka Tasa Ayu (Putri Muslimah Indonesia 2016). Kegiatan ini mengajak anak-anak untuk mengembangkan kreativitasnya dengan cara melukis diatas kain dengan menggunakan cat dan bahan-bahan bekas yang sebelumnya telah mereka kumpulkan dari sekitar kawasan Balai Kota. Hasil karya anak-anak tersebut kemudian dipamerkan dan terlihat jelas kreativitas dan ide-ide menarik yang dituangkan diatas kain tersebut. Kegiatan puncak seremoni juga dimeriahkan oleh penampilan dari EH Band dan beberapa siswa-siswi dari berbagai sekolah yaitu SD Tunas Unggul, SD Pasir Kaliki 96, SD Taruna Bakti, SD Lengkong Besar dan SD Bianglala yang menampilkan beberapa keterampilan seperti nyanyian, tarian, pencak silat, permainan angklung dan djimbe. Kemudian sore harinya, Balai Kota disajikan kegiatan yang dapat menenangkan pikiran dan melatih otot-otot tubuh yaitu sunset yoga bersama Bandung Ngayoga.

Menjelang kegiatan switch off, beberapa tamu dari DLHK Kota Bansung dan juga Pemkot Bandung hadir untuk bersama-sama menyaksikan kegiatan switch off 2017. Laporan Koordinator Jaringan Komunikasi Bandung Bijak Energi (JKBBE) Kak Christian Natalie mengawali kegiatan puncak seremoni di malam hari. Kemudian pak M. Salman Fauzi selaku kepala DLHK Kota Bandung menyampaikan dukungannya dan harapannya terkait penghematan energi. Selanjutnya Ibu Kamila selaku Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat menyampainkan pesan-pesan terkait kebijakan pemkot mengenai penghematan energi. Salah satu agenda perayaan seremoni Earth Hour tahun ini, National Geographic Indonesia bersama Eiger Indonesi dan Earth Hour Bandung mengadakan aksi Earth Hour Night Run “Berlari 60 menit untuk Bumi” dimana para peserta berlari dari titik awal Eiger shop Jl Sumatra menuju Balai Kota, Gedung Sate dan kembali ke titik awal sebagai upaya untuk menginspirasi masyarakat agar merubah gaya hidup.

Tepat pukul 20.30 WIB Kak Tian, Bapak Salman, Ibu Kamila dan Duta Earth Hour lainnya seperti Sogi Indra D, Abu Marlo, dan Tomtom The Titans menekan tombol switch off dan serentak lampu di kawasan Balai Kota dan beberapa tempat dan icon kota Bandung dipadamkan. Dalam gelap, lilin-lilin biofuel yang berbentuk 60+ dinyalakan untuk menerangi kawasan Balai Kota. Kemudian penampilan dari SMKN 1 Bandung dan Duta Earth Hour Bandung Barsena Bestandhi mengisi suasana disela-sela pemadaman. Tepat pukul 21.30 WIB tombol switch on ditekan dan kawasan Balai Kota dan sekitarnya kembali menyala. Selanjutnya penampilan dari Teater Pena UIN Bandung menutup seluruh rangkaian kegiatan Puncak Seremoni Switch of Earth Hour 2017. Harapannya, aksi Earth Hour ini tidak berhenti pada saat seremoni tetapi dapat dilakukan secara terus menerus sehingga aksi hemat energi ini dapat membantu pengurangan dampak dari perubahan iklim.

Penulis : Sri Aryanti

Editor : Sani Firmansyah


About the Author


Sani Firmansyah


Energi Terbarukan Ost. Pulau Bintang (Covered by EHband)